Lompat ke Konten Lompat ke Sidebar Lompat ke Footer

6 Manfaat tempe yang jarang kita ketahui

 6 Manfaat tempe yang jarang kita ketahui

6 Manfaat tempe yang jarang kita ketahui-chocoopandan.com


Chocoopandan |6 Manfaat tempe yang jarang kita ketahui - Bahan makanan yang satu ini pasti tidak asing lagi bagi kita semua. Karena bahan makanan ini hampir selalu ada di dalam menu makanan sehari-hari. Tempe cukup populer di kanca international. Bahkan tempe adalah salah satu produk yang telah diakui UNESCO sebagai makanan asli dari Indonesia. Tempe memiliki cita rasa yang gurih dan unik serta dikenal bergizi.

Tempe merupakan makanan khas Indonesia yang terbuat dari hasil fermentasi kacang kedelai. Namun, tempe tidak hanya terbuat dari kedelai saja. Adapun jenis tempe selain kedelai yaitu, 

  • Tempe benguk : dibuat dari biji benguk yang berasal dari buah sejenis koro yang masih satu rumpun dengan kacang kapri dan kacang buncis. Biji benguk berbentuk lonjong agak pipih seukuran dengan kelereng, berwarna abu-abu hingga kehitaman.
  • Tempe gembus : dibuat dari ampas tahu yakni sisa proses sari kedelai yang akan  dijadikan tahu. Tempe ini memiliki rasa yang gurih dan tekstur yang empuk
  • Tempe bongkrek : dibuat dari bahan baku ampas kelapa atau bungkil kelapa dengan proses fermentasi menggunakan ragi tempe. Tempe jenis ini cukup populer di daerah Banyumas
  • Tempe kecipir : dibuat dari biji kecipir. Kecipir adalah tanaman polong yang tumbuh merambat yang berasal dari daerah Indonesia bagian timur. Di Sumatra dikenal sebagai kacang botol atau kacang belimbing, di Jawa Barat dikenal dengan jaat, sedangkan di Bali dikenal dengan kelongkang.
  • Tempe lamtoro : terbuat dari biji lamtoro atau yang sering dikenal petai cina. Tempe ini terkenal di daerah Mojopuro dan Wonogiri.

Dan masih banyak lagi jenis tempe lainnya yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

Kandungan Tempe

Tempe juga dikenal sebagai makanan yang memiliki kandungan protein yang tinggi. Bahkan kandungan protein dalam tempe lebih baik dari daging. Selain mengandung protein, tempe juga mengandung nutrisi baik lainnya. Berikut rincian kandungan di dalam per 100 gram tempe menurut Data Komposisi Pangan Indonesia :

Air          : 55,3 gram

Kalori : 201 kkal

Protein : 20,8 gram

Lemak : 8,8 gram

Karbohidrat : 13,5 gram

Serat : 1,4 gram

Kalsium        : 155 miligram

Fosfor : 326 milligram

Zat besi        : 4,0 miligram

Natrium      : 9 miligram

Kalium : 234 miligram

Tembaga : 0,57 miligram

Seng : 1,7 miligram

Thiamin  : 0,19 miligram

Riboflavin : 0,59 miligram

Niacin : 4,9 miligram

Manfaat tempe 

Tempe mengandung banyak nutrisi baik di dalamnya. Sehingga tidak heran jika tempe juga memiliki manfaat yang baik untuk tubuh juga. Berikut manfaat dari tempe yang perlu kita tahu :

1. Memperbaiki sel yang rusak

Seperti yang kita ketahui tempe merupakan sumber protein yang baik. Protein baik untuk membangun dan memperbaiki jaringan sel tubuh. Protein dalam tempe termasuk ke dalam protein larut air yang berfungsi mengaktifkan enzim proteolitik. Enzim proteolitik berperan dalam memecahkan rantai protein agar lebih mudah dicerna tubuh. Selain itu enzim ini berfungsi dalam membantu pembelahan sel, pembekuan darah, dan meningkatkan imun.


2. Mencegah osteoporosis

Kandungan kalsium dan fosfor yang dimiliki tempe dapat mencegah osteoporosis. Yaitu penyakit tulang yang diakibatkan oleh berkurangnya kepadatan tulang atau tulang keropos. Kalsium dan fosfor penting untuk kesehatan dan pertumbuhan tulang dan gigi. Sebuah penelitian menyatakan bahwa kandungan kalsium dalam tempe sama baiknya dengan susu. Mengonsumsi empat potong tempe setara dengan meminum segelas susu.


3. Menurunkan berat badan

Tempe menjadi pilihan menu diet yang sehat dan enak. Kandungan protein yang tinggi dalam tempe membuat perut kenyang lebih lama sehingga dapat menekan rasa lapar. Sebuah penelitian menyatakan bahwa diet kaya protein dapat merangsang thermogenesis yang dapat meningkatkan metabolisme dan membantu tubuh membakar lebih banyak kalori setelah makan.


4. Mencegah anemia

Dalam per 100 gram tempe mengandung 1,7 mikrogram vitamin B12. Vitamin B12 pada tempe ini ternyata bermanfaat untuk mencegah penyakit anemia atau kurang darah. Vitamin B12 membantu proses produksi sel darah merah. Kekurangan vitamin B12 dapat mengakibatkan pusing, lemas, lelah, kulit pucat, dan keseimbangan tubuh menurun.


5. Melawan radikal bebas

Salah satu kandungan baik yang dimiliki oleh tempe yaitu antioksidan. Seperti yang kita tahu bahwa antioksidan berperan penting dalam melawan radikal bebas. Radikal bebas dapat menyebabkan penyakit-penyakit yang berbahaya bagi tubuh. Kandungan antioksidan isoflavon yang dimiliki tepe  berperan dalam melawan radikal bebas. Sehingga dapat mencegah penyakit degeneratif seperti penyakit jantung, darah tinggi, diabetes dan juga kanker payudara dan prostat.


6. Mencegah diabetes

Selain untuk menu sehat diet, tempe juga bisa dijadikan menu sehat bagi penderita diabetes. Tempe mengandung isoflavon dan serat yang dapat menjaga gula  darah tetap stabil. Serta berfungsi untuk memperbaiki resistensi insulin tubuh. 


Cara mengonsumsi tempe yang tepat dan sehat

6 Manfaat tempe yang jarang kita ketahui-chocoopandan.com

Menggoreng tempe menjadi pilihan yang sering kita pilih untuk mengonsumsi tempe. Padahal jika kita goreng, hal itu dapat menghilangkan nutrisi baik dalam tempe, seperti prebiotik. Prebiotik ini dihasilkan dari proses fermentasi tempe. Prebiotik berfungsi untuk melancarkan pencernaan dan meningkatkan kekebalan tubuh. 

Selain itu menggoreng tempe mampu mengubah minyak kedelai yang mengandung lemak nabati sehat menjadi minyak lemak jenuh. Jadi, akan lebih baik jika kita mengonsumsi tempe dengan cara dikukus, dibakar, atau dipanggang. Dengan cara tersebut nutrisi baik dalam tempe tetap terjaga. 

Tempe juga dapat dikonsumsi secara langsung. Akan tetapi hal ini tidak disarankan. Perlu adanya proses pematangan untuk tempe. Hal ini dimaksudkan untuk pencegahan adanya kontaminasi bakteri saat proses fermentasi.


Posting Komentar untuk "6 Manfaat tempe yang jarang kita ketahui"